• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, April 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Buku

Buku tentang AA Made Djelantik

Anton Muhajir by Anton Muhajir
18 October 2007
in Buku, Sosok
0
0

Oleh Anton Muhajir

Melalui email dan beberapa blog termasuk Bale Bengong serta Blog Ini dan Ini, diskusi tentang sosok AA Made Djelantik masih berlanjut, terutama tentang usulan agar nama beliau diabadikan sebagai nama rumah sakit (RS) Sanglah, RS terbesar di Bali. Saya sendiri tidak kenal secara pribadi. Saya hanya pernah bertemu untuk wawancara tentang buku karya Idanna Pucci.

Diskusi tentang AA Made Djelantik di dunia maya membuat saya membongkar kembali file di komputer. Dan, syukurlah, saya temukan juga tulisan saya yang pernah dimuat GATRA, majalah tempat saya pernah bekerja, pada Desember 2004. Sayangnya sih waktu itu saya menulis sangat sedikit. Itu pun tanpa analisis lebih dalam karena bukunya pun hanya pinjam. Harga bukunya mahal, jadi tidak bisa membeli. :)) Ya, tapi tidak ada salahnya saya kutip lagi di blog ini tanpa mengubah sedikit pun, termasuk waktu. Barangkali berguna..

Bertepatan dengan cara Global Healing di Ubud awal bulan ini, Idanna Pucci, penulis kelahiran Florensia, Italia meluncurkan buku Against All Odds – The Strange Destiny of Balinese Price. Buku ini berisi beberapa kisah dr. Anak Agung Made Djelantik, putra raja Karangasem. Namun buku ini bukan biografi. Autobiografi Djelantik, The Birthmark: Memoirs of Balinese Prince sudah diterbitkan Periplus, penerbit spesialis buku Bahasa Inggris, pada 1997.

Against All Odds menceritakan kembali kisah asal mula berdirinya kerjaan Karangasem, masa kecilnya Djelantik, masa remaja, hingga waktu dia bertugas sebagai dokter penyakit malaria di organisasi kesehatan Persatuan Bangsa-bangsa, WHO. Pucci, penulis lulusan Sastra Perbandingan Columbia University, menuliskan cerita Djelantik dalam bahasa Inggris, yang diterjemahkan Kadek Krishna Adidharma ke bahasa Indonesia.

Buku setebal 193 halaman itu berisi kisah dalam dua bahasa. Dalam bahasa Inggris 132 halaman dan sisanya dalam bahasa Indonesia. 26 kisah yang ditulis naratif itu dibagi dua bagian, pertama 8 tulisan dan kedua 18 tulisan. Semuanya ditulis Pucci dalam bentuk yang tidak berjarak dan santai.

Misalnya ketika Djelantik, kini 80 tahun, akan berpisah dengan Gede, kakaknya yang akan belajar di Badung (sekarang Denpasar). Gede ingin menguji kesetiaan adiknya tersebut. Ujian tersebut dilakukan dengan cara lucu. Gede berdiri di atas batu tinggi dan Djelantik di bawah. Lalu, cuurr, Gede mengencingi adiknya yang diam saja sebagai bentuk kesetiaan pada kakaknya. Cerita ringan lain misalnya, ketika Djelantik pertama kali punya Minerva. Dia terheran-heran melihat interior mobil baru tersebut.

Djelantik meninggalkan Bali pertama kali untuk sekolah di Jawa lalu melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Amsterdam, Belanda dan lulus pada 1946 dengan spesialisasi penyakit tropis. Setelah itu, bapak lima anak ini pernah menjadi Kepala Dinas Kesehatan Bali (1957-1969) dan ahli malaria di WHO (1969-1979).

Pengalaman ketika menjadi ahli malaria di WHO misalnya dituliskan dalam Awan di Atas Baghdad. Setelah selesai bertugas di Karachi, Djelantik berangkat ke Basra. Ketika sedang memotret, tiba-tiba dia ditangkap polisi Iraq karena dituduh sebagai mata-mata Israel atau Iran. Untunglah kemudian dia dilepas.

Hal unik dalam buku ini, selain penulisan bertutur seperti jurnalisme sastra, adalah ilustrasi oleh Djelantik sendiri. “Itu hanya oret-oret,” ujar Djelantik. Setiap kisah yang ditulis Pucci, diolah berdasarkan lukisan tokoh yang dituakan dan dihormati komunitas Bali tersebut. Djelantik sendiri melukis sebagai terapi, selain juga hobi. Lukisan realis Djelantik dengan narasi dari Pucci mejadi kekuatan buku ini. [b]

Identitas Buku
Judul: Against All Odds – The Strange Destiny of Balinese Prince
Penulis: Idanna Pucci
Penerbit: Saritaksu, Bali Desember 2004
Tebal: 193 halaman (tanpa halaman pendahuluan)

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

30 April 2026
Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

30 April 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
Next Post

Mahasaraswati Membedah “Impian Usai”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

30 April 2026
Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

30 April 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia