• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, June 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

WALHI Bali Tuntut Moratorium Pembangunan Pariwisata

Suriadi Darmoko by Suriadi Darmoko
19 June 2012
in Kabar Baru, Lingkungan
0
0

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali mendesak Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di Bali untuk melakukan moratorium pembangunan akomodasi pariwisata. Desakan moratorium sangat relevan dengan kondisi saat ini mengingat semakin terbatasnya daya dukung sumber daya alam terutama lahan dan air di Bali.

Sejalan desakan tersebut WALHI Bali juga berharap agar pemerintah mengerahkan kemampuannya bersama seluruh stakeholder segera menyusun master plan pembangunan Bali yang berkelanjutan. Master plan ini untuk dijadikan rujukan lebih komprehensif untuk mencegah laju eksploitasi alam berlebihan akibat adanya investasi terutama sektor tanah dan air.

Kebudayaan Bali yang bersumber dari tanah dan air jangan sampai hilang karena itu justru mengahancurkan sumber kehidupan masyarakat. Jikalau air dan tanah sudah habis maka kebudayaan akan sirna. Pariwisata yang bersumber dari kebudayaan juga akan ikut sirna.

Demikan dikatakan Wayan “Gendo” Suardana, Dewan Daerah Walhi Bali, saat pelaksanaan Konsultasi Daerah Lingkungan Hidup (KDLH) di Sekretariat WALHI Bali hari ini di Denpasar.

Sebagai organisasi lingkungan hidup berskala nasional yang sudah berdiri sejak tahun 1980, WALHI mewajibkan seluruh WALHI Daerah melaksanakan KDLH. Tujuannya untuk menampung masukan anggota dan masyarakat serta mengevaluasi program tahunan dan pembelaan terhadap lingkungan hidup yang telah dilakukan WALHI. Hal ini sebagaimana mandat organisasi.

Lebih jauh dalam pembukaan KDLH, Deputy WALHI Bali Suryadi D. mengatakan, pelaksanaan KDLH juga dimaksudkan untuk menyusun rekomendasi untuk disampaikan dalam Rakernas WALHI pada tanggal 25-28 Juni 2012 di Provinsi Banten mendatang.

Dalam kesempatan ini, peserta KDLH banyak mengungkap masalah lingkungan hidup di Bali yang mendesak pemegang kebijakan untuk mendapat penanganan serius. Masalah tersebut antara lain masalah krisis air yang semakin keliatan di depan mata, tingginya alih fungsi lahan, kerusakan hutan, menyebarnya kerusakan lingkungan akibat galian C, pencemaran sampah dan limbah industri pariwisata, dan masalah legalitas, proses perijinan, implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali dan Kabupaten/Kota.

Lebih jauh Suryadi memaparkan kebijakan pembangunan yang tidak berpihak kepada lingkungan hidup serta daya dukung dan daya tampung lingkungan akan berpotensi menimbulkan kerusakan alam. “Pada akhirnya akan menimbulkan persoalan budaya yang selama ini menjadi spirit kepariwisataan Bali,” papar Suryadi, Deputi Direktur WALHI Bali.

PDLH kali ini dihadiri puluhan orang dari unsur Eksekutif Daerah, Dewan Daerah, Lembaga anggota, perwakilan anggota individu, dan unsur masyarakat. Konsultasi daerah lingkungan hidup di Bali ditutup dengan dihasilkanya rekomendasi berupa tuntutan kepda pemerintah untuk melaksanakan moratorium pembangunan akomodasi pariwisata di Bali dan melakukan kajian atas daya dukung dan daya tampung serta kondisi lingkungan hidup di Bali. Dengan demikian alam sebagai titipan dapat dinikmati generasi penerus di masa mendatang. [b]

Tags: BaliLingkunganLSM
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Suriadi Darmoko

Suriadi Darmoko

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Bali.

Related Posts

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Next Post
Agung Alit: Pasar Oleh-oleh Bali Harus Dilindungi

Agung Alit: Pasar Oleh-oleh Bali Harus Dilindungi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Popeda Instan Asal Ternate Berlayar dengan Identitas Kreatifnya

Popeda Instan Asal Ternate Berlayar dengan Identitas Kreatifnya

13 June 2026

Kota Makin Sesak, Sepeda Masih Berebut Ruang

12 June 2026

Perpustakaan yang Menjaga Ingatan Pulau

12 June 2026
Janji Menteri LH: Tindak Kerusakan Mangrove Hingga Benahi Tata Kelola Sampah

Janji Menteri LH: Tindak Kerusakan Mangrove Hingga Benahi Tata Kelola Sampah

11 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia