• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, March 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

5 Waterfall Trip Bali Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Gita Andari by Gita Andari
31 December 2025
in Kabar Baru, Travel
0
0

Dari cuaca yang tak pasti sepanjang tahun, hingga riuh tekanan kota yang melelahkan, barangkali ini waktu yang tepat untuk melepas penat dan menyejukkan diri. Waterfall trip mungkin bisa menjadi jawaban dari kesejukan yang didambakan. Beberapa air terjun populer di Bali ini bisa jadi pilihan!

Dari air terjun spektakuler di Bali Utara hingga yang mudah diakses dekat Ubud, destinasi-destinasi ini menawarkan pemandangan alam memukau, pengalaman trekking, dan spot foto instagramable yang sempurna untuk akhir tahunmu.

1. Sekumpul Waterfall, Buleleng

Sumber foto: Viacation

Sekumpul Waterfall dikenal sebagai salah satu air terjun paling indah di Bali dan terletak di Desa Sekumpul, Sawan, Buleleng. Air terjun ini berada di lembah hijau yang dikelilingi hutan tropis, memberikan suasana alami dan tenang jauh dari keramaian. Untuk wisatawan yang mencari pengalaman alam otentik, Sekumpul menjadi salah satu destinasi yang paling direkomendasikan karena panorama dan atmosfernya yang megah.

Keunikan Sekumpul terletak pada formasi tujuh air terjun besar yang jatuh dari tebing tinggi secara berdampingan. Debit airnya kuat, menciptakan kabut tipis yang mempercantik pemandangan dan memberikan nuansa mistis. Banyak wisatawan menilai Sekumpul sebagai air terjun paling fotogenik di Bali karena susunan tebing hijau, aliran air yang dramatis, serta cahaya matahari yang sering menembus celah pepohonan. Destinasi ini ideal bagi pencinta fotografi dan petualangan.

Akses menuju Sekumpul cukup menantang karena harus melewati jalan menurun, tangga curam, dan menyeberangi sungai kecil. Menggunakan sepatu trekking sangat disarankan, begitu pula menyewa pemandu lokal untuk keamanan dan navigasi. Meski membutuhkan tenaga ekstra, pemandangan di dasar lembah membuat setiap langkah terasa terbayar.

2. Banyumala Twin Waterfalls, Munduk

Sumber foto: Cozzy.id

Banyumala Twin Waterfalls berlokasi di daerah Munduk, di antara Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Air terjun ini berada di lembah tersembunyi yang dikelilingi hutan tropis, menciptakan suasana damai yang ideal untuk melepas penat. Tidak banyak papan penunjuk arah di sekitar lokasi, sehingga keberadaannya terasa seperti hidden gem yang belum terlalu tersentuh.

Keunikan Banyumala terletak pada dua air terjun kembar yang jatuh berdampingan membentuk tirai air simetris. Kolam alami di bawahnya berwarna biru kehijauan dan sangat cocok digunakan untuk berenang. Lanskap hijau yang mengelilingi air terjun membuat tempat ini sering menjadi latar foto wisatawan karena tampak natural dan sangat fotogenik.

Akses menuju Banyumala membutuhkan trekking sekitar 20–25 menit melalui jalan tanah dan bebatuan. Jalur dapat menjadi licin saat musim hujan sehingga alas kaki anti-selip sangat diperlukan. Meski sedikit menantang, ketenangan dan keindahan tempat ini membuat seluruh usaha terbayar.

3. Tegenungan Waterfall, Gianyar

Sumber foto: The World Travel Guy

Tegenungan Waterfall berada di Desa Kemenuh, Gianyar, hanya sekitar 15 menit dari Ubud. Air terjun ini menjadi salah satu yang paling mudah diakses dan paling populer di Bali Tengah. Karena lokasinya strategis, Tegenungan sering menjadi tujuan wisatawan yang ingin merasakan suasana alam tanpa harus melakukan trekking berat.

Keunikan Tegenungan ada pada debit airnya yang besar dan tebing berbatu yang kokoh di sekitarnya. Di berbagai titik, terdapat area viewing deck yang memungkinkan pengunjung menikmati panorama dari sudut yang berbeda. Air terjun ini juga memiliki beberapa spot foto terkenal yang sering muncul di media sosial.

Aksesnya berupa tangga panjang dari area parkir, namun jalurnya tertata rapi dan aman untuk berbagai usia. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari agar tidak terlalu ramai dan agar cahaya foto lebih optimal. Hindari datang setelah hujan deras karena arus air bisa sangat kuat.

4. Kanto Lampo Waterfall, Gianyar

Sumber foto: Bali Sky Tour

Kanto Lampo Waterfall terletak di Desa Beng, Gianyar, tidak jauh dari pusat Ubud. Air terjun ini terkenal karena alirannya mengalir melalui bebatuan berundak yang menciptakan pemandangan air yang menyebar lebar dan artistik. Lokasinya relatif dekat dari area pariwisata sehingga mudah dijangkau.

Keunikan air terjun ini terletak pada formasi batuannya yang tidak dimiliki air terjun lain di Bali. Wisatawan dapat berfoto sangat dekat dengan aliran air karena batu-batunya membentuk undakan alami. Gemuruh air dan cahaya yang memantul di batuan basah membuat suasana terasa dramatis dan instagramable.

Akses ke lokasi cukup singkat, hanya beberapa menit berjalan kaki dari parkiran melalui tangga. Namun karena struktur batuannya licin, pengunjung perlu berhati-hati ketika turun ke bawah. Gunakan sandal atau sepatu anti-selip, terutama saat musim hujan

5. Nungnung Waterfall, Petang, Badung

Sumber foto: Klook

Nungnung Waterfall berlokasi di dataran tinggi Petang, daerah yang berada di antara Ubud dan Bedugul. Air terjun ini memiliki suasana pegunungan yang sejuk dan menjadi salah satu destinasi favorit untuk wisata yang lebih tenang. Dengan ketinggian sekitar 50 meter, Nungnung memberikan panorama megah bagi pengunjung yang mencarinya.

Keunikan Nungnung ada pada debit airnya yang sangat deras dan lembah hijau yang membentuk lanskap dramatis. Kabut air yang tercipta dari hentakan air terjun sering menciptakan efek seperti lukisan ketika dipotret. Karena lokasinya yang lebih tersembunyi, suasana di sini jauh lebih tenang dibanding air terjun populer lain.

Untuk mencapai dasar air terjun, pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga. Meski melelahkan, jalur ini aman dan tertata baik. Pastikan membawa air minum dan menggunakan sepatu yang nyaman. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari ketika udara dingin membuat trekking lebih ringan.

Jadi, apakah kalian sudah menemukan destinasi pilihan?

Referensi:

Panduan air terjun di Bali lengkap: Complete Guide to the 24 Best Waterfalls in Bali — Bali Holiday Secrets Bali Holiday Secrets
Daftar waterfall populer di Bali: Top 8 Waterfalls in Bali — PeachAndSalty peachandsalty.com
Banyumala Twin Waterfall Guide — FinnsBeachClub Guide FINNS Beach Club
Air terjun dan pengalaman traveler di Bali: The Best Waterfalls in Bali — BaliUntold Bali Untold
Panduan waterfall dan spot terkenal: 10 Air Terjun di Bali Ini Bakal Bikin Kamu Punya Banyak — Klook Blog Klook Travel
Review Nungnung Waterfall tinggi & rute: 23 Best Waterfalls Near Ubud — HappinessOnTheWay Happiness on the Way
Info Tegenungan Waterfall: Wikipedia — Tegenungan Waterfall Wikipedia

Tags: air terjun di balijalan-jalan baliwaterfall baliWisata Bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Gita Andari

Gita Andari

Related Posts

“Bapak, wait for me…wait for me..!”

Ekonomi Regeneratif: Solusi Kelelahan Ekologis dan Peta Jalan Baru Bali

5 December 2025
Mungkinkah Kawasan Rendah Emisi di Bali?

Menata Ulang Ruang dan Mobilitas Bali di Era Digital

28 July 2025
Mendorong Tata Krama Berwisata di Bali

Mendorong Tata Krama Berwisata di Bali

22 May 2025
Rekomendasi Day Trip Eksplor Nusa Lembongan

Rekomendasi Day Trip Eksplor Nusa Lembongan

14 March 2025
Banyak Pantai “Sakit” karena Kehilangan Ekosistem

Pantai Anti Mainstream di Bali

8 February 2025

Sepiring Entil, Segelas Coklat Panas: Kupangkas Dingin Ini

10 December 2024
Next Post
Bedah Buku Gusde Surya: Hipnoterapis Netra Membaca Luka Batin

Bedah Buku Gusde Surya: Hipnoterapis Netra Membaca Luka Batin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Kehadiran JBI belum Menjamin Diskusi Inklusif bagi Tuli

Kehadiran JBI belum Menjamin Diskusi Inklusif bagi Tuli

28 March 2026
Rupa yang Ditangkar: Kedaulatan Metafisik dan Perlawanan Pascakolonial

Rupa yang Ditangkar: Kedaulatan Metafisik dan Perlawanan Pascakolonial

27 March 2026
Upah Minimum di Bali Tidak Mampu Memenuhi Kesejahteraan Hidup

Upah Minimum di Bali Tidak Mampu Memenuhi Kesejahteraan Hidup

27 March 2026
UFF 2020 Akan Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara

Ubud Food Fest 2026: Penjaga Pangan di Darat dan Laut

26 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia