• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, March 8, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Tantangan Mandiri Energi Desa Kerta

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
8 March 2022
in Kabar Baru
0
1
Reaktor biogas di Desa Kerta, Payangan. Foto: Luh De

Oleh I Wayan Artawa

Jika mendengar energi terbarukan pikiran kita mengarah ke panel surya, kendaraan listrik, dan bahan bakar nabati atau biofuel. Beberapa masyarakat Desa Kerta pernah mengembangkan reaktor biogas sebagai energi alternatif dalam pemenuhan gas rumah tangga.

Salah satu warga adalah I Wayan suartawan, 52 tahun dari Banjar Penyabangan hang berprofesi sebagai guru. Ia membangun reaktor biogas pada 2010 didukung program Biru. Pada awal pembangunan seingatnya mengeluarkan biaya sekitar Rp 4,5 juta dan mendapat subsidi dari program Biru sebanyak Rp 1,5 juta.

Kubah reaktor yang dibangun saat itu berkapasitas 6 kubik. Untuk pemenuhan kotoran ternah, ia mengisi dengan kotoran 3 ekor sapi dan 20 ekor babi.

Reaktor biogas berjarak sekitar 20 meter dari dapur rumahnya. Setelah kubah penuh, dibiarkan selama 7 hari baru keluar gas dan bisa digunakan untuk memasak.

Setelah pengisian pertama, berikutnya ia mengisi kotoran sekitar 20 kg per hari. Namun saat ini, reaktor biogas tidak aktif memproduksi gas karena tidak diisi kotoran lagi.

“Dulu, gasnya sangat berguna untuk masak. Tapi beberapa bulan ini tidak diisi kotoran lagi karena perlu repot mengangkut kotorannya,” ujar Suartawan.

Ia berencana melanjutkan lagi mengaktifkan reaktor biogas. Dengan cara membersihkan dan menguras bak digister. Saat ini baknya berisi air.

Kepala Desa Kerta, I Made Gunawan mengatakan sedikitnya 64 KK yang memiliki instalator biogas, dimulai sejak 2008. Karena warga peternak sapi dan babi.

Pada 2012, Desa Kerta mendapat predikat Desa Mandiri Energi. Karena warga dinilai mampu mengurangi emisi gas rumah kaca dengan mengelola kotorannya ternaknya dan mengelola limbah menjadi biogas.

Namun kini, sebagian besar reaktor tidak memproduksi gas atau karusakan. Misalnya karena korosi di instalasi material besi misal keran.

Gunawan berharap biogas masih bisa dikembangkan dan dimiliki peternak. Misal memperbaiki instalasi seperti menciptakan alat yang tahan korosi. Kedua, pendampingan. Berikutnya subsidi pengembangan reaktor, dan membangun reaktor yang lebih efektif dan efisien. “Biar mengurangi beban mengangkat kotoran ke reaktor,” tambah Gunawan.

Pada 2011 juga mendapat Desa Penghijauan Konservasi dan Alam oleh Presiden Susilo Bambanv Yudhoyono karena mampu menjaga kelestarian hutan misal hutan adat, bambu, dan penghijauan di daerah aliran sumber mata air.

kampungbet

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

5 March 2026
Setahun Koster – Giri: Lebih dari 70 Regulasi Baru, Pusat Kebudayaan Bali, dan Teror Sampah

Setahun Koster – Giri: Lebih dari 70 Regulasi Baru, Pusat Kebudayaan Bali, dan Teror Sampah

4 March 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Membakar Vitalitas Kebudayaan

4 March 2026
Next Post
Aspirasi Orang dengan Skizofrenia dalam Album Arusaji

Aspirasi Orang dengan Skizofrenia dalam Album Arusaji

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

5 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia