• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, August 29, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Sekilas Info

Belajar Public Speaking Bersama Akber Bali

Herdian Armandhani by Herdian Armandhani
19 December 2017
in Sekilas Info
0
3
Kelas Public Speaking Akber Bali bersama Ni Nyoman Dewi Pascarani. Foto Herdian Armandhani.

Bentuk komunikasi kita sangatlah beragama.

Walaupun berkomunikasi adalah yang natural bagi kita, keahlian berbicara juga harus tetap diasah. Apalagi di era milenial saat ini kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) mutlak dibutuhkan dalam berbagai aspek kehidupan.

Semua hal menyangkut public speaking dibahas secara tuntas dan informatif di kelas Akademi Berbagi (Akber) Bali kelas 69 pada Minggu, 17 Desember 2017. Kelas Akademi Berbagi kali ini diadakan di Night Market and Co working di Jalan Pura Demak Gang Marboro V Denpasar.

Peserta dari profesi berbeda-beda menghadiri kelas yang mengundang Ni Nyoman Dewi Pascarani, Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Udayana, Bali. Pengalaman menjadi penyiar radio, pembawa acara, moderator dan pembicara di seminar-seminar ilmiah membuat dosen yang pernah menajabat sebagai Pembantu Dekan II FISIP Unud ini memiliki segudang ilmu yang dijelaskan di kelas akber di akhir tahun 2017.

Dewi Pascarani mengungkapkan tujuan public speaking sebenarnya adalah menyampaikan sebuah informasi kepada audiens agar dapat terpegaruh dan bisa paham apa yang pembicara sampaikan. Banyak pembicara gagal dalam public speaking rata-rata kurangnya teknik dalam menyampaikan sebuah pesan dan kurangnya penguasaan materi.

“Menjadi pembicara yang baik caranya adalah dengan meningkatkan pengetahuan, menambah pengalaman menjadi pembicara, menghadapi gejala general adaption syndrome, memancing respo dan bisa menguasai audiens,” tuturnya.

Seorang public speaker harus mengetahui dengan siapa audiens yang dihadapi. Struktur dan intonasi kata yang disampaikan harus sesuai dengan tingkat usia, jenjang pendidikan. Hindari penggunaan bahasa daerah bagi audiens yang kurang terlalu paham dengan bahasa daerah yang pembicara sampaikan.

“Menjadi seorang pembicara jangan menghafal seperti orang berpidato. Pilih kata-kata yang pendek tetapi bisa menjelaskan banyak hal” ungkapnya.

Dewi Pascarani juga menambahkan untuk menjadi pembicara jangalah minder dan malu saat berbicara di depan umum. Ia juga mengajak para peserta kelas Akber 69 untuk satu persatu menjadi public speaker dengan mengenalkan diri masing-masing serta alasan mengapa harus berteman dengan masing-masing peserta.

Akademi Berbagi meupakan Komunitas Pendidikan yang minimal setiap sebulan sekali mengadakan kelas belajar gratis untuk masyarakat. Para pemateri berasal dari kalangan professional dengan latar belakang keilmuan yang beragam, Di akhir kelas para peserta diajak berfoto bersama seraya mengucapkan jargon khas Akademi Berbagi, “Akademi Berbagi, Berbagi Bikin Happy”.

Sampai jumpa di Kelas Akademi Berbagi (Akber) selanjutnya. [b]

Tags: Akber BaliBaliKomuitas
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Herdian Armandhani

Herdian Armandhani

Blogger, Citizen Journalist, Traveller.

Related Posts

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

29 August 2026
Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

12 August 2026
Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

12 August 2026
Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

26 July 2026
Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

20 July 2026
Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

22 June 2026
Next Post
Generasi Inovasi, Tema Ubud Food Festival 2018

Generasi Inovasi, Tema Ubud Food Festival 2018

Comments 3

  1. El siregar says:
    9 years ago

    Ini program bagus sekali buat mengembangkan kemampuan berkomunikasi.
    Di zaman yang serba cepat kilat segalanya serba ‘e’.
    Mulai dari e-mail sampai e-ktp.

    Kita perlu komunikasi yang cepat/tegas/jelas dalam segalanya.
    Ini seperti menulis cerita pendek hanya boleh gunakan 55 kata.
    Tidak mudah kan?
    Tapi kalau kita terbiasa pasti bisa.
    All the best.

    Reply
  2. Ni Putu Candra Dewi says:
    9 years ago

    Terima kasih ulasannya, Dhani. Sampai jumpa di kelas Akber Bali selanjutnya! 🙂

    Reply
  3. Zait says:
    9 years ago

    Terimakasih kaka..

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

29 August 2026
Mau ke Mana Pemulung, Tukang Pilah tak Bergaji di TPA Suwung

Langit Terlihat Biru, tapi Polusi Udara Memburuk

28 August 2026
Setelah 15.000 Mangrove Ditanam, Apakah bisa Hidup dan Mengganti yang Mati?

Setelah 15.000 Mangrove Ditanam, Apakah bisa Hidup dan Mengganti yang Mati?

28 August 2026
Warisan Budaya Kolonial Dulu dan Kini

Warisan Budaya Kolonial Dulu dan Kini

27 August 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia