• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 15, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Opini

Salah Siapa?

I Gusti Agung Made Wirautama by I Gusti Agung Made Wirautama
3 August 2008
in Opini
0 0
6

OlehI Gusti Agung Made Wirautama

Pagi itu masih dingin, matahari baru saja muncul beberapa bagian ketika Ajik saya akan berangkat ke singaraja naik motor bersama Ibu. Sebelum berangkat Ajik mengingatkan Kakak untuk membayar iuran di banjar dan salah satunya iuran kebersihan. Ajik pun mengingatkan hal itu dengan berbicara sambil mengeluh.

“Jaman sekarang susah, masak untuk membersihkan balai banjar saja kita harus mengeluarkan uang”.

Saya yang masih belum sempat cuci muka ikut nimbrung dan berkomentar.

“Ya jelas saja kita harus bayar, sekarang sudah ada petugas khusus yang nyapu setiap pagi di balai banjar, memangnya orang itu mau kerja tanpa  dibayar?”.

Ajik pun tak mau kalah dan berusaha menunjukkan bukti kesuksesannya di masa lalu ketika masih menjadi Kelian Adat di banjar.

“Jaman Ajik jadi Kelian, tidak ada bayaran seperti ini, bahkan iuran wajib pun jarang sekali, ah pengurus Banjar sekarang memang nggak becus.”

Saya merasa pembicaraan ini layaknya statement politik para politikus, di mana Ajik merasa dirinya lebih baik dibanding Prajuru Banjar (pengurus) sekarang. Daripada pagi-pagi sudah ribut dan memperdebatkan sesuatu yang rasanya tidak bisa diganggu gugat lagi, saya berusaha mengakhiri pembicaraan ini.

“Ya sudah, kalau gitu besok-besok kalau ada kegiatan gotong-royong ikut donk bersih-bersih sampai di balai banjar, jangan cuma di depan rumah atau depan gang aja, jadi kita tidak perlu bayar ‘pembantu’ untuk membersihkan ‘rumah’ kita”.

Ajik pun sepertinya malas untuk melanjutkan pembicaraan ketika matahari sudah mulai meninggi dan Ajik segera berangkat ke Singaraja.

Kadang kita hanya bisa menyalahkan keadaan dan orang lain dalam menghadapi permasalahan yang semakin banyak di masyarakat. Kita sering mengeluh ketika jalanan rusak, lampu traffic light mati sementara kita juga malas bayar pajak. Kita sering demo atau setidaknya ikut menghujat ketika seorang pejabat diberitakan tersangkut kasus korupsi, tapi ketika anak kita tidak kita diterima di sekolah negeri kita malah susah payah untuk mencari ‘koneksi’ serta bersedia membayar sumbangan berapa pun asalkan anak kita bisa bersekolah di negeri.

Lalu semua ini salah siapa?

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Gusti Agung Made Wirautama

I Gusti Agung Made Wirautama

I Gusti Agung Made Wira Utama, cukup dipanggil Wira. Dosen Komputer di STP Nusa Dua Bali yang lahir dan tinggal di Kerobokan. Biasa menulis di blog www.imadewira.com

Related Posts

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

15 December 2025
Begini Lho Cara Menjelajah Nusa Penida dengan Cara Berbeda

Perempuan dalam Sistem Pewarisan Adat Bali: Terikat Adat, Hak Terbatas

15 December 2025
Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

14 December 2025
Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

14 December 2025
Perempuan, Budaya, dan UMKM Berbasis Keberkelanjutan

Perempuan, Budaya, dan UMKM Berbasis Keberkelanjutan

14 December 2025
Memperjuangkan Bali Bebas Macet: Catatan Akhir Tahun demi Transportasi Berkelanjutan di Bali

Memperjuangkan Bali Bebas Macet: Catatan Akhir Tahun demi Transportasi Berkelanjutan di Bali

13 December 2025
Next Post

Buku Baru: Bali dalam Kuasa Politik

Comments 6

  1. anima says:
    17 years ago

    *manggut2*

    salah siapa dong bli?

    Reply
  2. luhde says:
    17 years ago

    gotong royong di banjar saya juga cuma perlu waktu 15 menit. 30 orang bisa cuma nyapu 10 meter aja. trus tanda tangan absen, pulang. untung sing ken aiuran kebersihan lagi. tak mau aku

    Reply
  3. Didi says:
    17 years ago

    *manggut2 juga*

    Reply
  4. Pushandaka says:
    17 years ago

    “Ya sudah, kalau gitu besok-besok kalau ada kegiatan gotong-royong ikut donk bersih-bersih sampai di balai banjar, jangan cuma di depan rumah atau depan gang aja, jadi kita tidak perlu bayar ‘pembantu’ untuk membersihkan ‘rumah’ kita”

    Ajik kan nak lingsir, rasanya gpp kalo sampe depan gang aja. Yang muda donk yang harus sampai di bale banjar. :p

    Reply
  5. Saylow Alrite™ says:
    16 years ago

    ini curhat yah?

    Reply
  6. wira says:
    16 years ago

    @anima : salah kita, hehe

    @luhde : kalau bersih2 di balai banjar sih gampang, tapi kalau bersih2 di seluruh wilayah banjar? hehe

    @didi : manggut2 kenapa tuh bli?

    @pushandaka : hehe, sebenarnya ajik ga pernah gotong royong kok, selalu saya atau kakak yang menggantikan, sebenarnya yang saya kasi tau itu bukan ajik tapi menyindir diri sendiri dan tetangga 😀

    @saylow : curhat seorang warga banjar, hahaha

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

15 December 2025
Begini Lho Cara Menjelajah Nusa Penida dengan Cara Berbeda

Perempuan dalam Sistem Pewarisan Adat Bali: Terikat Adat, Hak Terbatas

15 December 2025
Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

14 December 2025
Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

14 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia