• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, July 9, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Obituarium Prof. Dr. IGN Gorda, M.S., Membumikan Manajemen Berbasis Hindu

Anton Muhajir by Anton Muhajir
24 October 2007
in Kabar Baru, Opini, Sosok
0
0

Sumber: Bali Post

TOKOH agama Hindu dan pendidikan di Bali, Prof Dr. I Gusti Ngurah Gorda, M.S., berpulang, Selasa (23/10) kemarin. Gorda bukan hanya milik Undiknas, melainkan milik masyarakat Bali.

Dia dikenal ahli dalam bidang ilmu manajemen-ekonomi, namun juga dikenal membumikan manajemen berbasis Hindu. Makanya hampir tiap ceramahnya di acara Dharma Wacana di Bali TV dan di seminar-seminar akademik selalu bernuansa manajemen Hindu.

Dalam kondisi sudah sakit pun Gorda tetap kuat mengisi  pencerahan agama Hindu di Bali Post tiap purnama. Pendiri Undiknas bersama Drs. Wayan Sambereg ini, tetap kukuh dengan komitmennya bahwa SDM Hindu harus maju jika ingin memenangkan persaingan. Bahkan ia mengajak krama Bali tak hanya berlomba membenahi parahyangan, namun juga membenahi SDM Hindu.

Gorda dilahirkan di Sukasada, Buleleng, 27 Desember 1941.

Suami dari Anak Agung Ayu Ngurah Ratyni (alm) memiliki lima anak masing-masing A.A. Ngurah Martha Gorda (alm), A.A. Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H. M.M., Dr. A.A. Ngurah Oka Suryadinata Gorda, S.E., M.M., A.A. Ngurah Eddy Supriyadi Gorda, S.Sos. M.Si., dan A.A. Ngurah Sri Rahayu Gorda, S.H.,M.M.

Bidang Pendidikan
Rektor Undiknas, Prof. Dr. Gede Sri Darma, S.T.,M.M., mengaku sangat kehilangan tokoh panutan. Bahkan ia menyebut almarhum seorang ”Struggle Man”, pantang menyerah dalam meraih cita-cita. Di samping memiliki semangat tinggi mendidik putra-putrinya.

Di mata masyarakat, kata dia, almarhum dikenal suka bekerja keras mencerdaskan anak bangsa dan memiliki pemahaman mendalam tentang manajemen warisan Hindu yang sangat modern dan kini membumi di Bali.

Gorda menghembuskan napas terakirnya sekitar pukul 10.10 di Paviliun Amerta RSUD Wangaya Denpasar, Selasa (23/10) kemarin. Menurut penuturan staf pribadinya, sejak beberapa minggu belakangan ini kondisi kesehatan Gorda makin memburuk.

Gorda dirawat di RSUD Wangaya sejak 16 Agustus lalu karena menderita sirosis (pengerasan hati). Anak ketiganya Suryadinata Gorda menuturkan sirosis yang dialami ayahnya sudah menyebar hingga ke bagian tubuhnya yang lain.

Kata Oka paru-parunya juga sudah terisi dengan darah. Sebenarnya harus dilakukan operasi pembuatan lubang untuk menyedot darah pada paru-parunya, tetapi dokter yang merawatnya mengatakan risikonya tinggi jika dilakukan operasi.  Prof. Gorda meninggalkan lima anak dan enam orang cucu. Rencananya, jenazah almarhum akan dibawa langsung ke rumah duka, Puri Anyar Sukasada Buleleng. (sue/can)

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Gugatan Warga Bali Menuntut Perbaikan Tata Kelola

Gugatan Warga Bali Menuntut Perbaikan Tata Kelola

8 July 2026
Generasi Penjaga Menara Mekotek

Generasi Penjaga Menara Mekotek

8 July 2026
Ratusan Titik di Bali Alami Bencana

Kota Makin Padat dan Tanah yang Kian Sulit Dijangkau

6 July 2026
Memperjelas Persepsi Risiko Berwisata ke Bali

Rahasia di Bawah Gunung Agung: Ketika Batu Lava Membongkar Identitas Asli Pulau Bali

6 July 2026
Penganugerahan Olimpiade Jurnalis Muda Pertama di Indonesia di AJW 2026

Penganugerahan Olimpiade Jurnalis Muda Pertama di Indonesia di AJW 2026

5 July 2026
Anak Muda dan Peristiwa 65: Tidak Seperti di Buku Pelajaran dan Study Tour

Romantisme Pulang: Kisah Kelam 1965 yang Tersensor

4 July 2026
Next Post

Visi Kebangsaan Dr AAM Djelantik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Gugatan Warga Bali Menuntut Perbaikan Tata Kelola

Gugatan Warga Bali Menuntut Perbaikan Tata Kelola

8 July 2026
Generasi Penjaga Menara Mekotek

Generasi Penjaga Menara Mekotek

8 July 2026
Ratusan Titik di Bali Alami Bencana

Kota Makin Padat dan Tanah yang Kian Sulit Dijangkau

6 July 2026
Memperjelas Persepsi Risiko Berwisata ke Bali

Rahasia di Bawah Gunung Agung: Ketika Batu Lava Membongkar Identitas Asli Pulau Bali

6 July 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia