• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, January 25, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Music Celebration 2026: Kolaborasi Komunitas Musik di Bali

Albert Lega Nama by Albert Lega Nama
24 January 2026
in Kabar Baru, Musik
0
0
The RastaBabys

Musik sudah menjadi bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia dalam bersosialisasi. Maka dalam praktiknya, musik diapresiasikan dan diimplementasikan sesuai daya imajinasi, kreativitas, dan dukungan kolaboratif dari para seniman untuk mencapai tujuan kolektif.

Hal ini tertuang dalam rangkaian acara bertajuk Music Celebration 2026. Agenda tahunan yang digagas oleh Antida Sound Garden sejak 2011 lalu ini kembali hadir sebagai ruang temu bagi musisi lintas genre di Bali, sekaligus menjadi perayaan musik awal tahun yang digelar di Antida Sound Garden,pada Jumat (16/01/2026).

Edisi tahun ini menghadirkan deretan band lintas genre seperti Mom Called Killer, James, The RastaBabys, Roaddish, Rusty Chain, WLBY, serta DJ Rezman. Line-up tersebut mencerminkan karakter Music Celebration yang sejak awal membuka ruang bagi spektrum musik yang luas, mulai dari rock dan pop alternatif, hardcore atau metal, reggae, hingga dance music.

Salah satu band yang mengisi panggung Music Celebration kali ini adalah The RastaBabys, sebuah entitas reggae berbasis di Bali yang digawangi oleh pemuda asal NTT. Kehadiran mereka menunjukkan dedikasi dalam mendukung industri musik lokal dan memberikan dampak positif pada kolaborasi komunitas. Mereka telah aktif tampil di berbagai panggung, salah satunya adalah perayaan 8 tahun Get Plastic di Taman Kota Lumintang, Denpasar, pada Desember 2025 lalu.

Manajer The RastaBabys, Ucok, menceritakan awal mula karier mereka dimulai dari panggung kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar untuk penggalangan dana bencana di Sumatera. Ia berharap acara ini terus berlanjut dan ke depannya The RastaBabys dapat kembali tampil di panggung Music Celebration.

“Kami rasa mungkin selanjutnya, RastaBabys terus lanjut main di sini. Aku juga bangga karena Antida panggil kita untuk kolaborasi. Ini pertama kalinya kami main di sini dan kami sangat bangga,” ungkap Ucok.

Founder Antida Sound Garden, Anom Darsana, menegaskan bahwa inti dari acara ini adalah menjadi kantong budaya dan wadah bagi seniman untuk terus berkarya. Program ini diniatkan sebagai perayaan bagi seluruh musisi di Bali, khususnya di Denpasar.

“Sebagai founder Antida Sound Garden, saya berharap supaya musik di Bali ini lebih semarak dan anak-anak muda Gen Z tertarik dengan live music,” tutur Anom.

Ia juga mendorong para musisi untuk konsisten membawakan karyanya sendiri. “Supaya musisi di Bali terus berkarya dengan musiknya sendiri, tidak selalu cover version tapi mempunyai ciri khas dari karakteristik musiknya itu sendiri,” tegasnya.

Dalam praktiknya, Music Celebration selalu mengedepankan semangat kolaborasi dan menempatkan musik sebagai praktik kebudayaan yang hidup. Melalui agenda ini, Antida Sound Garden kembali menegaskan perannya sebagai ruang yang konsisten untuk merawat pertemuan, dialog, dan keberlanjutan komunitas musik di Bali.

Tags: music celebrationmusisi balithe rastabbys
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Albert Lega Nama

Albert Lega Nama

Related Posts

Sumatra Calling: Seruan Darurat Melalui Panggung Amal dari Bali

Sumatra Calling: Seruan Darurat Melalui Panggung Amal dari Bali

11 December 2025
“Move” dari Dumbleed Meretas Rutinitas

“Move” dari Dumbleed Meretas Rutinitas

8 August 2025
Morbid Monke: Kuintet Monyet Mutan Merilis Anomali Sonik ‘When I Feel Alive’

Morbid Monke: Kuintet Monyet Mutan Merilis Anomali Sonik ‘When I Feel Alive’

22 July 2025
Antida Sound Garden, Salah Satu Poros Ekosistem Musik di Bali Lahir Kembali

Antida Sound Garden, Salah Satu Poros Ekosistem Musik di Bali Lahir Kembali

20 July 2025
BYURR! Kekacauan Baru di Skena Hardcore Bali

BYURR! Kekacauan Baru di Skena Hardcore Bali

10 July 2025
TuneBridge Lepas Video Klip “Memory Core”

TuneBridge Lepas Video Klip “Memory Core”

8 June 2025
Next Post

Mengurai Ke-Aku-an Seorang Wayan Suja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Sepuluh Emerging Writers Terpilih Program Ubud Writers & Readers Festival 2026

Sepuluh Emerging Writers Terpilih Program Ubud Writers & Readers Festival 2026

25 January 2026

Mengurai Ke-Aku-an Seorang Wayan Suja

25 January 2026
Music Celebration 2026: Kolaborasi Komunitas Musik di Bali

Music Celebration 2026: Kolaborasi Komunitas Musik di Bali

24 January 2026
Perayaan Literasi Nasional Edisi Malam Membaca

Perayaan Literasi Nasional Edisi Malam Membaca

24 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia