• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, October 18, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Menyatu di Titik Nadir: Catatan dari Aksi Kamisan Bali ke-73 

Made Suci Ananda Putri by Made Suci Ananda Putri
17 October 2026
in Kabar Baru, Politik
0
0

Kamis, 15 September 2026. Di bawah langit pelataran Kantor Gubernur Bali, Aksi Kamisan menapaki edisi yang ke-73. Namun, ada yang berbeda di udara sore itu. Barisan massa terasa jauh lebih padat, sesak oleh raga, tetapi yang utama: diikat oleh kerapatan solidaritas yang belum pernah terasa sepekat ini.

Foto oleh Suci Ananda.

Krisis tampaknya telah merembes jauh hingga menembus akar paling bawah. Di titik nadir ini, saat kelelahan bersama makin terasa, ikatan komunal justru bertaut semakin rekat. Orang-orang melangkah sebagai satu kesatuan tubuh yang utuh, saling memahami lebam di dada masing-masing, dan bersama-sama menanggung rasa nyeri. 

Dua tuntutan utama menjadi poros dari amarah dan asa hari itu: mendesak pemerintah untuk segera mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencekik sendi-sendi kehidupan harian, serta menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang benar-benar berakar pada standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Ini adalah mimbar merdeka tempat setiap jiwa berhak menumpahkan resah. Di sinilah kisah-kisah derita dieja, api semangat dipantik kembali, dan emosi yang sekian lama tertahan di balik keheningan dinding rumah akhirnya menemukan jalannya untuk bebas mengudara. 

Di depan mikrofon, berbagai ketinggian suara berkejaran di udara. Ada retorika tajam yang menghujam kebijakan, suara-suara berapi-api yang membakar semangat massa, hingga isak tangis yang pecah di tengah kalimat. Tidak ada skrip baku. Semuanya adalah manifestasi jujur dari emosi mentah kawan-kawan yang bergantian memegang pengeras suara, mewakili ribuan suara batin yang tertahan.

Anak-anak, rombongan pesepeda, mahasiswa, bapak-bapak, hingga buruh dan pengemudi ojek online melebur dalam satu barisan tanpa sekat. Kehadiran elemen warga yang beragam ini lahir dari himpitan ganda yang kian melilit: krisis kelangkaan bahan bakar minyak yang melumpuhkan rantai pasok serta produktivitas harian, beradu dengan kebijakan upah murah. 

Angka UMP Bali 2026 sebesar Rp3.207.459 nyatanya cuma menutupi 61% dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang menyentuh Rp5.250.000, memicu selisih lebar yang menimpa ekonomi rakyat. Padahal, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 dan PP Nomor 49 Tahun 2025 memandatkan pemerintah daerah untuk menetapkan UMP berbasis KHL. Atas kegagalan pemerintah dan Pertamina memenuhi hak dasar tersebut, aksi ini menegaskan empat tuntutan utama:

  1. Menuntut Direktur Utama untuk mundur dari jabatannya apabila krisis pasokan BBM di Bali tidak teratasi dalam rentang 2 sampai 3 hari ke depan.
  2. Menuntut Pemerintah Provinsi Bali untuk mengusut tuntas serta menindak tegas oknum atau pihak yang memanfaatkan krisis dengan menimbun BBM.
  3. Gubernur Bali harus segera menetapkan kebijakan UMP Bali yang berbasis pada kebutuhan hidup layak (KHL).
  4. Kami mengultimatum Pemerintah Daerah untuk segera menaikkan UMP berbasis KHL selambat-lambatnya pada tanggal 1 November 2026.

Pernyataan sikap ini menjadi batas tegas bagi pemangku kebijakan. Jika seluruh desakan dan ultimatum tenggat waktu tersebut tidak diindahkan, gelombang warga akan kembali memenuhi jalanan dalam skala yang lebih besar. 

Tags: aksi kamisanBBM
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Made Suci Ananda Putri

Made Suci Ananda Putri

Related Posts

Test Drive Bahan Bakar dari Sampah Plastik

Test Drive Bahan Bakar dari Sampah Plastik

30 September 2022
Next Post
Menengok Sekolah Asrama di Bali melalui Kelas Jurnalisme Warga

Menengok Sekolah Asrama di Bali melalui Kelas Jurnalisme Warga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Menengok Sekolah Asrama di Bali melalui Kelas Jurnalisme Warga

Menengok Sekolah Asrama di Bali melalui Kelas Jurnalisme Warga

18 October 2026
Menyatu di Titik Nadir: Catatan dari Aksi Kamisan Bali ke-73 

Menyatu di Titik Nadir: Catatan dari Aksi Kamisan Bali ke-73 

17 October 2026
Transisi ke Kendaraan Listrik adalah Wacana Kapitalistik ?

Pulau Wisata dengan Pasokan Rapuh: Analisis Kapitalisme atas Kelangkaan BBM di Bali

16 October 2026
Pemerintah Lalai, Bali Digerakkan Daily Worker dan Kini Harus Begadang Massal untuk BBM

Pemerintah Lalai, Bali Digerakkan Daily Worker dan Kini Harus Begadang Massal untuk BBM

16 October 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia