• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, September 23, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Material Bangunan Langka, Banyak Proyek Macet

Made Gunawan by Made Gunawan
23 October 2017
in Berita Utama, Kabar Baru, Sosial
0
0
Lokasi penambangan pasir di Karangasem, Bali. Foto Anton Muhajir.

 

Status Gunung Agung mulai berdampak pada pembangunan di Bali.

Status Gunung Agung masih Awas, berada pada tingkat tertinggi. Setelah ditetapkan statusnya menjadi awas, Gunung Agung tidak hanya menyebabkan ribuan penduduk di sekitar gunung mengungsi, namun juga berdampak pada roda pembangunan di Bali selatan.

Selama ini bahan material bangunan di Bali seperti pasir dan batu koral sebagian besar diambil dari daerah sekitar Gunung Agung seperti Rendang, Bebandem, dan Selat. Saat ini semuanya mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Sebagai contoh, jika sebelum status awas pasir pasang karangasem untuk sampai di daerah Bali Selatan yakni Bukit Jimbaran, satu truknya dibandrol harga Rp 1,5 juta. Karena ditutupnya galian pasir, saat ini harganya melambung menjadi berkisar Rp 2,5 juta – Rp 3 juta.

Yang paling naik drastis adalah batu koral. Jika sebelumnya satu truk isian kubik harganya berkisar Rp 2 juta, namun kini untuk sampai di daerah bukit, harganya bisa mencapai Rp 5 juta.

Seperti kita ketahui pasir, batu dan koral adalah tiga komponen penting dalam membangun rumah yang berstruktur beton. Koral dan batu adalah agregat atau pengikat stuktur campuran semen dan pasir.

Para sopir truk mengaku mereka harus mencuri-curi kesempatan untuk mengambil paair di daerah Gunung Agung itu. Itupun harus antre dan menunggu beberapa hari. Tidak seperti dulu, sekarang ada permintaan, sekarang bisa tersedia.

Kondisi ini menyebab beberapa proyek seperti perumahan dan vila memilih menghentikan sementara pekerjaanya.

Selain proyek perumahan dan vila, banyak juga perusahaan pabrik batako memilih menghentikan produksinya. Mereka mengeluhkan harga pasir yang sangat tinggi, sehingga mereka khawatir tak mampu menutupi biaya produksi.

Di bidang sumber daya alam tak terbarukan, potensi keseluruhan bahan galian golongan C tahun 2005 adalah 10.234.374.721 meter kubik. Mereka tersebar di sembilan kabupaten/kota.

Bahan galian tersebut antara lain pasir 502.692.244 meter kubik, batu kali/batu andesit 31.150.632 meter kubik, batu tabas/batu lava 300.000 meter kubik, batu paras 603.004.250 meter kubik, batu kapur/limestone 10.010.652.032 meter kubik, batu apung 5.522.000 meter kubik, dan tanah liat 81.053.563 meter kubik.

Dengan tingginya kebutuhan bahan galian seperti batu paras, sirtu, kerikil, dan sebagainya maka cadangan bahan galian akan cepat habis dalam waktu singkat.

Menimbang ketergantungan yang sangat tinggi akan bahan material alam tak terbarukan itu, dan kerusakan akibat pertambangannya, sudah saatnya kita memikirkan untuk mencari bahan material alternatif lain di luar bahan yang tak terbarukan itu. Misalnya batako berbahan dasar busa atau batako ringan, rumah berstruktur baja berat, atau pembangunan rumah knock-down yang ringan dan efisien. [b]

Tags: BaliGunung AgungSosial
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Made Gunawan

Made Gunawan

Made Gunawan. Tertarik pada dunia tulisan, ingin belajar menulis.

Related Posts

Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

22 September 2026
IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

12 September 2026
Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

29 August 2026
Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

12 August 2026
Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

12 August 2026
Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

26 July 2026
Next Post
Menkominfo Ajak Pemuda Bali Kuasai Teknologi

Menkominfo Ajak Pemuda Bali Kuasai Teknologi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

22 September 2026
Okamaha Meluncurkan Album Sunset Economy

Okamaha Meluncurkan Album Sunset Economy

20 September 2026
Malam Penghargaan Minikino Film Week, Perayaan Sinema Humanis

Malam Penghargaan Minikino Film Week, Perayaan Sinema Humanis

20 September 2026
Melagukan Rumah melalui Album Terbaru Dialog Dini Hari

Melagukan Rumah melalui Album Terbaru Dialog Dini Hari

20 September 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia