• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, September 26, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Koster Gundah, Walhi Kirim Surat Terbuka

Walhi Bali by Walhi Bali
31 January 2020
in Lingkungan
0
0

Katanya gundah, tapi kok memfasilitasi perusakan lingkungan Bali?

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali kembali mengirimkan surat terkait Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) kepada Gubernur Bali, Wayan Koster pada Rabu, 29 Januari 2020.

Sebelumnya Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan bahwa kualitas tanah, air dan alam Bali ini belakangan terus menurun. Indikasinya banyak biota yang mati. Kunang-kunang, kakul, belut, sudah susah ditemui sekarang.

“Untuk itu perlu diperbaiki agar sehat kembali alam Bali,” ujar Koster seperti ditulis Radar Bali edisi 21 Januari 2020.

Sebagai respon atas pertanyaan tersebut, WALHI Bali mengirimkan surat terbuka kepada Gubernur I Wayan Koster. Surat terbuka ini dikirim pada Rabu, 29 Januari 2020 dan diterima oleh staf persuratan Adhi Suarjana.

Dalam konferensi pers di kantor Walhi Bali, Direktur Eksekutif WALHI Bali I Made Juli Untung Pratama menjelaskan bahwa dalam pernyataannya, Koster memiliki kegundahan yang sama terkait keadaan lingkungan alam Bali yang kian menurun. “Namun, faktanya, Gubernur Bali lupa di mana berbagai proyek perusak lingkungan hidup sampai saat ini masih terakomodir dalam rencana peraturan daerah rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (Ranperda RZW3PK),” ujar Made Juli Untung Pratama.

Untung Pratama menyebutkan beberapa proyek yang berpotensi merusak kelestarian alam Bali. Misalnya alokasi ruang untuk proyek tambang pasir laut di lepas pantai Kuta hingga Tabanan dan perairan kecamatan Kuta Selatan. Ada juga alokasi ruang untuk reklamasi perluasan Bandara Ngurah Rai dan proyek reklamasi untuk perluasan Pelabuhan Benoa yang diakomodir melalui DLKr DLKp.

Oleh karena hal tersebut, WALHI Bali melalui surat terbuka kepada Gubernur Bali menuntut agar Gubernur Bali I Wayan Koster selaku pemangku kebijakan segera melakukan tindakan serius. Pertama, menghapus alokasi ruang untuk tambang pasir laut yang diakomodir dalam RZWP3K. Kedua, menghapus alokasi ruang perluasan Bandara Ngurah Rai dengan cara reklamasi di RZWP3K.

Terakhir, mengimbau agar Gubernur Bali menghapus alokasi ruang perluasan Pelabuhan Benoa dengan cara reklamasi yang diakomodir melalui DLKr KLDp yang diduga sebagai alas untuk melakukan perluasan Pelabuhan Benoa dengan cara reklamasi. [b]

kampungbet
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Walhi Bali

Walhi Bali

Related Posts

Ketangguhan Bencana Libatkan Desa hingga Difabel

Ketangguhan Bencana Libatkan Desa hingga Difabel

26 September 2026
Bali dan Banjir: Apakah Kita Serius Menata Kota?

Kesalahpahaman dalam Penganggaran Mitigasi Bencana di Bali

25 September 2026
Strategi Pelaku Usaha Mewujudkan Kawasan Rendah Emisi di Sanur

Strategi Pelaku Usaha Mewujudkan Kawasan Rendah Emisi di Sanur

25 September 2026
Jika Kebijakan Lambat Merespon Keamanan Pejalan Kaki, apa yang Bisa Dilakukan Warga?

Jika Kebijakan Lambat Merespon Keamanan Pejalan Kaki, apa yang Bisa Dilakukan Warga?

24 September 2026
Menelusuri Bali Lewat Permainan di SAKA Museum

Menelusuri Bali Lewat Permainan di SAKA Museum

23 September 2026
Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

22 September 2026
Next Post
Kemacetan di kerobokan

Mengkaji Ulang Kendaraan Pribadi di Denpasar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Ketangguhan Bencana Libatkan Desa hingga Difabel

Ketangguhan Bencana Libatkan Desa hingga Difabel

26 September 2026
Bali dan Banjir: Apakah Kita Serius Menata Kota?

Kesalahpahaman dalam Penganggaran Mitigasi Bencana di Bali

25 September 2026
Strategi Pelaku Usaha Mewujudkan Kawasan Rendah Emisi di Sanur

Strategi Pelaku Usaha Mewujudkan Kawasan Rendah Emisi di Sanur

25 September 2026
Jika Kebijakan Lambat Merespon Keamanan Pejalan Kaki, apa yang Bisa Dilakukan Warga?

Jika Kebijakan Lambat Merespon Keamanan Pejalan Kaki, apa yang Bisa Dilakukan Warga?

24 September 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia