• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, January 16, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Balian Kompor di Desa Ngis

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
23 November 2020
in Kabar Baru, Sosok
0
0
Papan namanya di Dusun Pekarangan, Desa Ngis. Foto: Luh De/BaleBengong

Laris menjadi balian kompor saat pandemi setelah banting stir.

Balian dalam istilah Bali berarti orang pintar, biasanya pintar mengobati. Kalau merasa sakit yang tak bisa sembuh dengan pengobatan medis, biasanya diajak ke balian.

Nah di Dusun Pekarangan, Desa Ngis, Karangasem, ada balian kompor. Demikian tulisan di papan nama depan rumahnya dan kartu nama yang dibagi di medsos.

Saya mengunjungi rumahnya saat praktik liputan Kelas Jurnalisme Warga (KJW) BaleBengong di Desa Ngis yang dilaksanakan 14-15 November 2020.

Nengah Widana memang balian, tapi balian kompor. Ia terkenal pintar membenahi atau memperbaiki kompor gas yang bermasalah. Saya menyaksikan langsung dia memperbaiki kompor rusak menjadi normal dan bisa dipakai kembali.

Saya melihat betapa semangatnya dia mengerjakan pekerjaannya yang sangat bermanfaat untuk warga. Tanpa dia, mungkin kompor-kompor yang dianggap sudah tidak bisa dipakai lagi akan jadi barang rongsokan.

Nengah Widana biasa di panggil De Octa jadi balian kompor saat pandemi ini Covid-19 ini. Sebelumnya ia jadi supir transport freelance khusus wisata di Denpasar.

Keterampilan jadi balian kompor didapatkan setelah tahun 2002 di-PHK dari hotel karena dampak bom Bali. setelah itu, diajak temannya kursus memperbaiki kompor di LPG. Setelah itu dia mulai memperbaiki kompor dari rumah ke rumah.

Tahun 2010 dia beralih jadi sopir transport wisata. “Gas naik dan mahal, jadi orang-orang beralih lebih memilih memakai kompor minyak tanah,” katanya.

Foto: Luh De/BaleBengong

Saat pandemi ini, ia kembali kena krisis karena turis tidak ada. De Okta berhenti menjadi sopir, dan kembali menggeluti pekerjaannya menjadi balian kompor. Ia menarik ongkos dari Rp50 ribu sampai Rp200 ribu jika mengganti suku cadang. Ia sibuk melayani pesanan servis di luar desa, sampai Denpasar dan kabupaten lain.

Dek Octa menyebut akan meneruskan menjadi balian kompor walaupun pariwisata sudah mulai normal. Karena sudah punya pelanggan dan ingin menetap di kampung. “Saya tetap pilih balian kompor, karena sudah punya skil dan sudah banyak pelanggan,” ujarnya. Ia juga sudah menjual mobil yang digunakan sebagai supir freelance.

Di rumah kampung, ia sedang merenovasi rumah. Istrinya juga bekerja membuat tikar pandan yang banyak dibuat di Banjar Pekarangan.

Catatan: Karya salah satu peserta KJW Desa Ngis, Kadek Gunawan.

kampungbet

Tags: balian komporservis kompor panggilan di bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

No Content Available
Next Post
Menghidupi Pandemi, Menyiasati Adaptasi

[Laporan Mendalam] Menghidupi Pandemi, Menyiasati Adaptasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying bagi Pelajar di Denpasar

Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying bagi Pelajar di Denpasar

16 January 2026
Rekam Jejak 41 Tahun TPA Suwung: Berulang kali Hendak Ditutup, PSEL Gagal

Rekam Jejak 41 Tahun TPA Suwung: Berulang kali Hendak Ditutup, PSEL Gagal

16 January 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Refleksi Gastro Kolonialisme dari Monyet Milenial

Refleksi Gastro Kolonialisme dari Monyet Milenial

14 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia