• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, January 13, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Air Terjun Tersembunyi di Desa Les

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
12 May 2022
in Kabar Baru, Travel
0
0
Air Terjun Yeh Mampeh

Oleh Amara Dina


Minggu pagi (8/05/2022) saya dan teman-teman pergi ke Air Terjun di Desa Les yang biasa disebut ‘Yeh Mampeh’. Kami disuguhi pemandangan yang indah, dengan suara alam yang menenangkan jiwa, sepanjang perjalanan saya melihat beberapa orang mandi di sungai. Saat berjalan menuju ke air terjun, jalan yang ditempuh memang agak susah karena banyaknya bebatuan. Jika kamu berangkat pada pagi hari suasana di sekitar masih sangat sejuk.

Air terjun Yeh Mampeh berarti air terbang/jatuh, karena air terjun dengan ketinggian 30 meter ini airnya jatuh terbang sampai permukaan air yang ada di bawahnya. Air terjun Les ini berada di titik hutan negara, yang dimana hutan negara ini diberikan SK pengelolaan nya kepada dinas, yaitu Desa Les. Tepatnya berada di Dusun Selonding, Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Yeh Mampeh ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, salah satunya adalah adanya sungai kecil yang jernih di sepanjang jalan menuju air terjun. Selain itu, pemandangannya pun masih tetap terjaga keasriannya sehingga sangat cocok sebagai tempat menenangkan diri atau refreshing.

Di sekitar air terjun terdapat mata air Toya Anakan atau yang biasa disebut Yeh Anakan, yang digunakan sebagai tempat pengambilan air suci, untuk kegiatan upacara yadnya bagi umat Hindu di wilayah setempat. Untuk saat ini, hanya ada air terjun yang bisa digunakan untuk mandi, tetapi sudah ada program kedepannya akan ada spot foto dan juga kolam.

Mandi di bawah guyuran air terjun Les menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan karena bisa menghilangkan rasa lelah wisatawan setelah menempuh perjalanan panjang mencapai air terjun ini. Jika Anda tidak ingin mandi atau berbasah-basah, anda juga bisa duduk-duduk saja di atas bebatuan di sekitar air terjun, menikmati pemandangan indah dan udara yang segar bebas polusi.

“Saya suka kesini karena pemandangannya bagus, biasanya saat kesini, saya foto-foto atau mandi,” ujar Restama salah satu pengunjung Air Terjun ‘Yeh Mampeh’ yang merupakan warga asli Desa Les.

Namun tentunya tidak sembarang orang bisa kesana, menurut cerita bagi perempuan yang sedang menstruasi jika datang ke sana dan mandi pernah ada yang mengalami hal-hal gaib.

Yeh Mampeh ini dibuka untuk umum dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore, dengan harga tiket untuk wisatawan lokal seharga Rp10 ribu dan untuk wisatawan asing seharga Rp20 ribu.

Bagi anda yang berlibur dan akan menginap di sekitar objek wisata ini, anda bisa menginap di Lovina, Tulamben maupun Amed. Tapi jika posisi anda berada seputaran Denpasar, Kuta ataupun bandara arahnya menuju jurusan Ubud – Kintamani. Dari sini dilanjutkan menuju desa Les, lama perjalanan ini dengan kendaraan sekitar 3,5 jam.

kampungbet
Tags: air terjun Yeh MampehDesa LesKJW 2022
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Desa Wisata Les dari Sudut Pandang Psikologi Komunitas

Desa Wisata Les dari Sudut Pandang Psikologi Komunitas

18 December 2025
Next Post
Melestarikan Tapel Ngandong, Kesenian Unik dari Desa Les Lewat Akses Digital

Melestarikan Tapel Ngandong, Kesenian Unik dari Desa Les Lewat Akses Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Keresahan dalam Selimut Rust en Orde

9 January 2026
Menelusuri DAS Tukad Badung, Sungai Tengah Kota yang Terbengkalai

Tumpang Tindih Tata Kelola Air di Bali

9 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia