• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Film

Pertukaran Program Film Pendek dan Filmmaker Menuju Glasgow 2025

Minikino by Minikino
10 March 2025
in Film, Kabar Baru
0
0
COPYRIGHT-TRACEY BLOXHAM

Minikino dengan bangga mengumumkan keberangkatan filmmaker Indonesia dalam program Bali-Glasgow Filmmaker and Programme Exchange 2025, sebuah kolaborasi internasional antara Minikino Film Week, Bali International Short Film Festival (Indonesia) dan Glasgow Short Film Festival (GSFF, Skotlandia). Didukung oleh skema hibah Connections Through Culture (CTC) oleh British Council, program ini berfokus pada aktivitas kolaborasi internasional melalui seni dan budaya. 

Summer Xia, Country Director Indonesia and Director South East Asia, British Council, mengatakan, “Kami sangat antusias untuk terus mendukung perjalanan kreatif yang telah menghasilkan banyak proyek inspiratif dalam enam tahun terakhir. Seni memiliki kekuatan untuk menghubungkan budaya, memulai dialog, dan mendorong perubahan yang berarti. Transformasi sejati dimulai dengan kesadaran dan empati—dua hal yang sangat terkandung dalam ekspresi artistik. Melalui program Connections Through Culture dari British Council, kami menyaksikan bagaimana kolaborasi seni melampaui batas, menjadikan kreativitas sebagai kekuatan yang berdaya untuk memberikan dampak positif secara global.” 

Kolaborasi antara Minikino dan GSFF sendiri bertujuan untuk membangun koneksi lintas budaya, memperkaya wawasan sinematik, serta membuka peluang baru bagi talenta industri film pendek, khususnya di Indonesia dan Glasgow, melalui pertukaran filmmaker dan program film pendek antar negara. Proses pertukaran filmmaker sendiri sudah dimulai dari 9–19 Januari 2025 dengan membuka pendaftaran bagi filmmaker Indonesia. 

Semua filmmaker yang mendaftar diwajibkan mengikuti webinar agar mereka memahami konteks program dan juga memiliki kesempatan untuk tanya jawab dengan penyelenggara. Setelah webinar, komite program menyeleksi berkas mereka dan mengundang beberapa kandidat yang dianggap potensial untuk mengikuti wawancara. Dari 143 pendaftar, hanya satu orang filmmaker yang terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang internasional GSFF di Skotlandia. 

“Program ini disambut dengan antusias oleh banyak filmmaker, dari yang baru memulai karirnya hingga filmmaker yang sudah lama berprestasi  dengan latar belakang yang beragam,” Dyana Wulandari, koordinator Short Film Market Minikino sekaligus tim seleksi program berbagi. “Saat sesi wawancara, kami benar-benar merasakan semangat mereka, begitu banyak energi positif dan harapan. Ketika semua kandidat memiliki bobot pertimbangan yang hampir setara, memilih satu dari mereka adalah hal yang sangat berat bagi kami, karena memilih satu artinya harus melepaskan semua yang lainnya.” 

Filmmaker Indonesia yang akhirnya terpilih berasal Semarang, Haris Yuliyanto, yang juga adalah staf laboratorium program studi D4 Film & Televisi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro. “Ini pertama kali saya ke luar negeri, kebetulan juga di bulan puasa,” kata Haris. Dengan perbedaan jam Indonesia dan Skotlandia, Haris mengaku menantikan banyak kejutan di malam-malam bulan puasanya nanti. 

Mempersiapkan keberangkatan ke Glasgow pada 9 Maret 2025, Haris telah mengikuti beberapa sesi pra-keberangkatan bersama Minikino dan Glasgow Short Film Festival yang mencakup berbagai persiapan teknis, wawasan budaya, serta strategi networking untuk memaksimalkan pengalamannya di Skotlandia. Persiapan lain keberangkatan Haris dilakukan bersama produsernya, Annisa Dewi, untuk menyiapkan skenario draf pertama dan pitch deck dari proyek film pendek berikutnya. 

Haris berharap dapat mengembangkan cerita untuk filmnya saat kesempatan residensi seminggu di Cove Park, sebuah lokasi residensi seniman di Skotlandia. Kebetulan, Glasgow adalah kota yang menarik bagi Haris karena sejarahnya dalam pengembangan dan salah satu pusat pembuatan kapal uap terbesar di dunia pada abad ke-19 dan awal abad ke-20. Haris memiliki ketertarikan khusus terhadap laut, kapal, dan pelayaran karena latar belakang keluarganya. Ketertarikannya ini juga menginspirasi penelitian serta ide cerita filmnya. Oleh karena itulah, Cove Park menjadi salah satu lingkungan yang pas untuk proses pengembangan ceritanya. 

“Situs Cove Park seluas 50 hektar menghadap ke Loch Long dengan pemandangan Argyll di pantai barat Skotlandia. Lokasi hanya berjarak sekitar satu jam dari Glasgow. Hal ini memungkinkan para seniman residensi dapat bekerja di lokasi pedesaan yang tenang serta mengakses acara dan organisasi budaya lainnya di kota terbesar Skotlandia,” kata Alexia Holt, Direktur Cove Park. 

“Residensi Cove Park dirancang untuk mendukung seniman lokal, nasional, dan internasional pada berbagai tahapan karir dengan beragam bentuk seni. Dalam beberapa tahun terakhir kami beruntung karena dapat bekerja dengan seniman asal India (penerjemah Kuppuswamy Ganesan), Indonesia (seniman visual Nilam Sari), Jepang (seniman visual Nobuko Tschuiya), Korea Selatan (seniman visual Eun Cho Phil), dan Myanmar (seniman suara/digital Zwel Mun Wint). Pada bulan Maret 2025, kami akan menyambut para musisi V? Hà Anh dan Tr?n Uy ??c dari Vietnam dalam kolaborasi dengan Counterflows Festival. Pada bulan yang sama, kami sangat menantikan filmmaker Indonesia Haris Yuliyanto dalam kolaborasi dengan Glasgow Short Film Festival.” 

Menanggapi perihal kemungkinan membuka jejaring kerja baru untuk para seniman di Cove Park, Alexia melanjutkan, “Cove Park dapat menampung hingga 14 residen sekaligus. Artinya, seniman internasional dapat bekerja bersama residen nasional yang berbasis di Inggris, berbagi dan menguji ide-ide baru, serta membangun kontak dan peluang baru yang penting.”

Usai residensinya di Cove Park, perjalanan Haris akan dilanjutkan untuk berpartisipasi dalam Glasgow Short Film Festival edisi ke-18 pada tanggal 19–23 Maret 2025.

Berbagai kegiatan festival, seperti pemutaran film, diskusi panel, serta kesempatan networking dengan sineas dan profesional industri film dari berbagai negara akan menjadi bagian dari pengalaman Haris. Film pendek terbaru Haris juga akan menjadi bagian dari program film pendek persembahan Minikino bertajuk Indonesian Spice Route. Ada total lima film pendek dalam kurasi Minikino yang diwakili Direktur Program Fransiska Prihadi. Film-film tersebut adalah Pelabuhan Berkabut (sutradara: Haris Yuliyanto, 2024), Blue Poetry (Muhammad Heri Fadli, 2023), Kelompok Penerbang Roh (Tunggul Banjaransari, 2023), She and Her Good Vibrations (Olivia Griselda & Sarah Cheok, 2023), dan Basri & Salma in a Never-Ending Comedy (Khozy Rizal, 2023). 

Fransiska Prihadi atau akrab disapa Cika juga akan berangkat ke Glasgow bertugas sebagai salah satu juri kompetisi internasional di GSFF tahun ini. “Sebagai programmer dan juri di Glasgow Short Film Festival mendatang, saya selalu melihat kesempatan seperti ini untuk memperkenalkan beragam perspektif dari film pendek Indonesia kepada audiens internasional. Representasi yang muncul dalam film-film di program Indonesian Spice Route tidak hanya mencerminkan kekayaan estetika dan narasi yang khas, tetapi juga menggugah diskusi tentang kondisi sosial dan politik yang tengah dihadapi. Dalam konteks ini, membicarakan kritik Indonesia Gelap menjadi relevan—bukan hanya sebagai gambaran sisi kelam dari realitas sosial, tetapi juga sebagai refleksi atas bagaimana masyarakat menghadapi ketidakpastian, tantangan struktural, dan berbagai bentuk resistensi. Karya-karya ini membuka ruang bagi penonton global untuk melihat Indonesia di luar eksotisme dan pariwisata, melainkan sebagai lanskap yang kompleks, penuh ketegangan, dan sarat dengan dinamika perubahan,” ujar Cika menanggapi potensi interaksi budaya dari kolaborasi internasional Minikino yang paling anyar dengan GSFF.

“Sebuah festival film adalah ruang untuk keterlibatan dan pertukaran ide serta perspektif, antara seniman, para profesional, dan penonton. Saya yakin penonton kami—yang haus akan beragam visi sinematik—akan menyambut hangat film-film Indonesia yang dibawa serta program sorotan pada Riar Rizaldi,” kata Matthew Lloyd, Direktur Festival GSFF. 

“Kami gembira bisa menyelenggarakan residensi filmmaker internasional pertama kami bekerja sama dengan Minikino, British Council, dan Cove Park. Pesisir barat Skotlandia adalah lanskap yang unik dan menginspirasi, dan kami penasaran melihat bagaimana Haris meresponsnya. Kami menantikan kehadiran Haris dan Cika di festival, untuk memutar karya dan bertemu dengan filmmaker lain yang hadir, baik dari Skotlandia maupun internasional,” 

Program pertukaran filmmaker dan program film pendek ini merupakan bagian dari komitmen Minikino dalam mendukung pertukaran budaya dan ekspresi kreatif melalui film pendek. Bali-Glasgow Short Film Exchange 2025 merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan antara komunitas film pendek di Indonesia dan Skotlandia, membuktikan bahwa film pendek Indonesia makin mendapat perhatian di panggung internasional. 

Keberangkatan Haris dan Cika ke GSFF merupakan awal dari program pertukaran ini. Sebaliknya, di Minikino Film Week, Bali International Film Festival pada 12-19 September mendatang, akan hadir filmmaker dan program film pendek dari Skotlandia. 

Kini, menjelang GSFF dan keberangkatan Haris ke Skotlandia, intensitas persiapan makin mendetail. Untuk Haris, bagian dari persiapannya bertahan hidup di Skotlandia antara lain belajar memasak. “Saya sudah belajar masak, minimal nggak salah bumbu. Sebenarnya saya juga akan membawa panci elektrik. Seperti mau pindahan ya!” Haris tertawa

https://sipulan.depok.go.id/img/` 15 kampungbet
Tags: Film Pendekminikino glasgowsiaran pers
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Minikino

Minikino

Your healthy dose of short film http://minikino.org/

Related Posts

Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

13 April 2026
UFF 2020 Akan Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara

Ubud Food Fest 2026: Penjaga Pangan di Darat dan Laut

26 March 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

28 February 2026

Situasi Pariwisata Bali Kini dari Pernyataan Gubernur

27 February 2026
Merawat Ingatan, Tubuh, dan Perspektif Perempuan lewat Ruang Aman Menulis

Merawat Ingatan, Tubuh, dan Perspektif Perempuan lewat Ruang Aman Menulis

19 February 2026
Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

14 February 2026
Next Post
AJW 2025: Anak Muda Bicara Kota-kota di Bali

AJW 2025: Anak Muda Bicara Kota-kota di Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia