• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, February 12, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Lika Liku Nelayan di Tengah Kenaikan BBM 

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
7 November 2022
in Kabar Baru, Pelayanan Publik
0
0

Oleh Made Ayu Darmiasih, Juni, dan Sintia

Desak Biang Ketut sedang mengantar suaminya Dewa Putu Artawan untuk melaut pada Sabtu, 15 Oktober 2022 di Pantai Tembok, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Desak mengatakan situasi nelayan makin sulit karena bahan bakar minyak naik dan beli pun susah. “Penghasilan turun, beli BBM susah,” keluhnya.

Dampak kenaikan BBM bagi nelayan menurut Dewa Putu sangat terasa. “Nelayan dipersulit melaut karena sedikit minyak yang diperjualbelikan, karena sekarang kan pembelian minyak di SPBU sudah dibatasi,” jelas nelayan dengan 5 anak ini. Pembelian harus pakai kartu dan surat rekomendasi ke Dinas Perikanan di Singaraja 

Masalah-masalah lain sebagai nelayan selain kenaikan BBM adalah cuaca buruk sehingga badan perahu rusak. Perlengkapan perahu juga susah seperti kayu, oli, dan baling-baling. Saat musim ikan, harga ikan turun.

Penghasilan sebagai nelayan tidak menentu di tengah kenaikan bahan bakar minyak. Dewa Putu menangkap ikan dengan umpan yang berisi bulu, umpan nya berupa cumi-cumi. 

Pantai Tembok 

Kami berempat berangkat ke pantai pada pukul 16.30. Di sepanjang jalan menuju pantai kami melihat pohon-pohon hijau di sepanjang jalan. Sesampainya di pantai kami berempat melihat sekitar 20 orang yang sedang berenang dan lainnya sedang bercanda dan tertawa bersama-sama. 

Kakak yang mendampingi kami menjumpai pedagang yang sedang berdagang di pantai, dan menyempatkan belanja sejenak. Kami bertiga mengambil foto dan video untuk dijadikan sebagai cerita perjalanan kami. 

Di sepanjang perjalanan kami melihat Pura Segara yang berisi patung ikan, perahu, orang yang sedang berenang, balai bengong, dan orang yang sedang membersihkan ladang bersama anaknya. 

Kami juga melihat 2 perahu yang sudah melaut dengan musik disko. Pada saat sesi wawancara dengan nelayan ada beberapa kesalahan terjadi yang membuat kami harus mengulang untuk mewawancarai sebanyak dua kali. Saat wawancara yang terakhir kalinya kami berhasil mewawancarai beliau walau pun agak terbata-bata.

Setelah selesai mewawancarai kami memutuskan untuk istirahat sejenak, setelah itu kami menemukan satu lagi nelayan yang sedang tidak melaut duduk di pinggir pantai. Kami memulai mewawancarai Dewa Putu Raka.

Ia juga mengeluhkan kenaikan BBM. Selain itu suka duka saat di laut adalah gelombang laut yang besar, perahu goyang, dan pernah mesin yang di gunakan mati di tengah laut.

Setelah selesai mewawancarai kedua nelayan itu kami memutuskan untuk pulang karena hari sudah menjelang malam. Sebelum pulang saya bertemu dengan kakak yang kebetulan sedang ke pantai. Saya memutuskan pulang bersama kakak saya dan teman-teman pulang bersama dengan pembina kami.

kampungbet
Tags: kenaikan BBMnelayan di bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Menuju Legalisasi Kelembagaan Bendega

Menuju Legalisasi Kelembagaan Bendega

4 February 2026
MDPI Galang Dana Lewat Cerita Nelayan Kecil

MDPI Galang Dana Lewat Cerita Nelayan Kecil

10 December 2025
Menyalakan Kembali Suara Bendega di Pesisir Timur

Menyalakan Kembali Suara Bendega di Pesisir Timur

11 November 2025
Menguatkan Kelembagaan Tradisi Bendega di Karangasem

Menguatkan Kelembagaan Tradisi Bendega di Karangasem

27 July 2025
Next Post
The Story of Munir dan Pemerintahan Jokowi di Festival Sastra

The Story of Munir dan Pemerintahan Jokowi di Festival Sastra

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Catcalling bukan Pujian, Ketika Ruang Publik tak Lagi Aman Bagi Perempuan

Catcalling bukan Pujian, Ketika Ruang Publik tak Lagi Aman Bagi Perempuan

10 February 2026
Melindungi Sawah, Mempertahankan Jati Diri Bali

Bali untuk Belajar, tapi tidak bagi Anak-anaknya

9 February 2026
Respon Anak Muda soal Museum Bali dan Asesmen Nol Kilometer Kota di Jalan Jalin

Respon Anak Muda soal Museum Bali dan Asesmen Nol Kilometer Kota di Jalan Jalin

8 February 2026
Clicktivism: Memaknai Kembali Demokrasi di Ruang Digital

Clicktivism: Memaknai Kembali Demokrasi di Ruang Digital

7 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia