• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, May 11, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Aksi Kamisan Bali ke-66: Reaktivasi Berjuang tak Gentar

I Gusti Ayu Septiari by I Gusti Ayu Septiari
11 May 2026
in Kabar Baru, Politik
0
0
Aksi Kamisan Bali di Lapangan Puputan Renon. Foto oleh: Kresnanta

Usai rehat panjang pasca ditangkapnya salah satu aktivis, Aksi Kamisan Bali kembali diselenggarakan pada Kamis, 7 Mei 2026 di Lapangan Puputan Renon, Kota Denpasar. Puluhan peserta aksi mengenakan pakaian hitam, berdiri berdampingan membentuk setengah lingkaran.

Terhitung hari itu menjadi kali ke-66 Aksi Kamisan di Bali diselenggarakan. Aksi itu bertajuk Reaktivasi, Berjuang Tanpa Gentar. Tema tersebut tampaknya membawa semangat dari para peserta aksi yang ingin melanjutkan Aksi Kamisan yang sempat tertunda selama beberapa waktu.

“Sore hari ini kita kembali melakukan Aksi Kamisan. Kita mengaktifkan kembali aksi yang pernah ada rutin di sini,” ujar salah satu peserta aksi yang melakukan orasi.

Peserta aksi menyampaikan keresahan yang tengah terjadi saat ini, salah satunya kriminalisasi aktivis. Ia mengungkap bagaimana pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dengan kriminalisasi Tomi Wiria dan penyiraman air keras yang terjadi pada Andre Yunus.

“Tidak hanya Tomi Wiria, besok kawan-kawan kita, keluarga kita, bahkan kita sendiri yang kena,” kata salah satu peserta aksi.

Aksi Kamisan Bali di Lapangan Puputan Renon. Foto oleh: Kresnanta

Sejumlah keresahan berakar dari rangkaian hari peringatan yang belakangan diperingati di bulan Mei. Di bulan Mei, tiga hari besar diperingati berturut-turut, mulai dari Hari Pendidikan Nasional, Hari Buruh, dan Hari Kebebasan Pers. Namun, di balik tiga hari yang berturut-turut tersebut, kondisi yang terjadi justru menyedihkan.

“Namun, realita yang terjadi sekarang di Indonesia, pendidikan kita anggaran keuangannya malah dijadikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak semua bergizi, kawan-kawan. Banyak korban yang keracunan,” ujar salah satu peserta aksi.

Berkali-kali para peserta aksi mengepalkan tangan ke atas sembari menggaungkan kalimat perjuangan. “Hidup mahasiswa, bagi mereka yang selalu mencari keadilan hidup rakyat Indonesia. Hidup rakyat Indonesia, bagi mereka kaum-kaum yang selalu ditindas dan selalu melawan. Hidup perempuan yang melawan. Hidup guru. Hidup pendidikan,” gaung mereka bersama-sama.

Aksi Kamisan Bali di Lapangan Puputan Renon. Foto oleh: Kresnanta

Di antara puluhan peserta aksi, ada salah satu peserta yang datang dari Surabaya. Ia mengaku itu pertama kalinya mengikuti Aksi Kamisan di Bali. Dalam orasinya, ia mempertanyakan presiden dan pejabat yang tak kunjung melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

Di belakang barisan peserta aksi, lapak buku digelar. Di sampingnya dua poster digelar. Salah satu bertuliskan Bebaskan Tomi Wiria, Pimpinan FMN Denpasar. Sejumlah peserta aksi lain juga membawa poster dukungan kepada Tomi Wiria.

Tomi Wiria merupakan aktivis yang ditangkap pasca Aksi Bali Tidak Diam. Kini, Tomi tengah menjalani rangkaian persidangan. Tomi dituntut dengan pasal berlapis, dari KUHP, UU ITE, hingga UU Perlindungan Anak. Setelah menjadi tahanan rutan, Tomi kini menjadi tahanan kota.

Lapak buku di Aksi Kamisan Bali. Foto oleh: I Gusti Ayu Septiari

Menjelang berakhirnya Aksi Kamisan, peserta aksi diberikan lilin untuk mengenang perjuangan seluruh aktivis. Aksi Kamisan diselenggarakan sejak tahun 2007. Berawal dari rangkaian kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Gerakan ini diinisiasi oleh keluarga korban dan solidaritas sipil. Berawal di Jakarta, Aksi Kamisan menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Tak hanya untuk menuntut penuntasan kasus pelanggaran HAM, tetapi juga untuk menuntut segala ketidakadilan yang terjadi di Indonesia.

Ketika seluruh lilin dinyalakan, peserta aksi menundukkan kepala dan berdoa bersama. “Berdoa untuk kematian demokrasi, kematian-kematian yang terjadi di negara ini, dan untuk seluruh korban, atau apa pun yang terjadi. Semoga esok tidak terjadi lagi di masa-masa ini,” ujar perwakilan peserta aksi.

Mengakhiri Aksi Kamisan, peserta aksi pun membacakan tujuh tuntutan, sebagai berikut:

  1. Mewujudkan pendidikan yang ilmiah, demokratis, dan mengabdi pada rakyat.
  2. Bersolidaritas untuk seluruh korban kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan.
  3. Menolak seluruh bentuk tindakan sepihak yang merugikan buruh.
  4. Mendukung perjuangan kawan-kawan dari Serikat Pekerja yang berjuang melawan PHK sepihak oleh PT Angkasa Pura Support (APS) selama hampir dua tahun.
  5. Bersolidaritas kepada korban TPPO calon ABK AM Awindo 2A serta menuntut Majelis Hakim untuk memberikan putusan yang seadil-adilnya.
  6. Bersolidaritas kepada seluruh petani di Indonesia yang menjadi korban perampasan lahan.
  7. Membebaskan seluruh tahanan politik tanpa syarat dan menghentikan kriminalisasi aktivis.
Tags: aksi kamisan baliKamisanpelanggaran HAM
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Gusti Ayu Septiari

I Gusti Ayu Septiari

Suka mendengar dan berbagi

Related Posts

Koalisi MUAK Tolak Gelar Pahlawan Soeharto

Koalisi MUAK Tolak Gelar Pahlawan Soeharto

11 November 2025
Aksi Kamisan Bali Merespons Indonesia Gelap

Aksi Kamisan Bali Merespons Indonesia Gelap

25 February 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Aksi Kamisan Bali ke-66: Reaktivasi Berjuang tak Gentar

Aksi Kamisan Bali ke-66: Reaktivasi Berjuang tak Gentar

11 May 2026
Film Pendek Menapak di Sesi Cinéma de Demain, Festival de Cannes 2026

Film Pendek Menapak di Sesi Cinéma de Demain, Festival de Cannes 2026

10 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Nelayan di Danau Batur Kehilangan Pekerjaan Akibat Red Devil

Nelayan di Danau Batur Kehilangan Pekerjaan Akibat Red Devil

8 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia