Saatnya Bersama Melawan Hoax di Dunia Maya

Mari melawan hoax alias berita dusta yang kian meresahkan.

Berita bohong alias hoax sering beredar melalui jejaring media sosial belakangan ini. Berita-berita dusta itu menyebar melalui Facebook, YouTube dan saluran lain secara sangat cepat secara berantai.

Tentunya berita-berita yang tidak bisa dipercaya kebenarannya ini meresahkan masyarakat. Tidak saja meresahkan, pada sakala tertentu berita dusta juga bisa berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa.

Melihat kondisi itu beberapa kalangan prihatin. Mereka ICT Watch, Watch Doc yang bekerja sama dengan BaleBengong.net, Nusa Penida Media, Cine Klungkung, Bali Blooger Comunity, Nusa Penida Media dan SAFENET membuat acara nonton bareng Film dan diskusi “Lentera Maya Melawan Hoax”.

Nobar dan diskusi akan diadakan di Balai Budaya Semarapura pada Rabu, 22 Maret 2017 jam 17.30 Wita sampai 20.00 Wita. Diskusi ini akan menghadirkan pembicara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi, SIK, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semmy Pangerapan, pegiat ICT Watch Matahari Timoer serta Diah Dharmapatnni dari BaleBengong.net.

Para pembicara akan berbagi informasi dan pandangan tentang bagaimana melawan hoax yang lagi marak saat ini.

Menurut penyelenggara Diah Dharmapatni, saat ini isu hoax sudah meresahkan masyarakat. “Berita hoax sudah meresahkan masyarakat melalui jejaring media sosial,” katanya.

“Masyarakat sebagai penerima berita bisa memilih berita-berita yang bisa dipercaya kebenarannya. Melalui nobar film dan diskusi ini diharapkan pengguna media sosial lebih arif menggunakan bermedia sosial,” ujar Diah.

Senada dengan Diah, Osila dari Cinema Klungkung menyambut baik acara nonton bareng untuk mengedukasi melawan hoax tersebut.

Osila yang juga aktif di Bali Blogger Community itu menceritakan ketika ada keinginan ada acara nonton film dan diskusi tentang melawan hoax, dia menawarkan diri untuk tempat di Klungkung.

“Karena Klungkung juga rentan terhadap isu hoax. Kemarin saja isu penculikan anak cukup santer di media sosial. Tetapi ketika diklarifikasi ke pihak kepolisian ternyata hanya berita hoax,” kata Osila yang juga aktif di Bali Blogger Community itu. [b]

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Osila

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*