Merayakan Galungan dengan Jotan

Merayakan Galungan dengan Jotan

Oleh Anton Muhajir Saya baru selesai sholat maghrib ketika pintu gerbang rumah seperti digeser orang. Kamar tempat saya sholat sekitar 10 meter dari pintu dari besi itu. Jadi saya bisa mendengar jelas ketika ada orang masuk rumah. Saya keluar kamar. Dadong Devita mengetuk pintu. Dadong adalah sebutan untuk nenek di […]

Di Mana Branding Bali Berada?

Ketika membayangkan Bali memiliki sebuah branding, saya langsung membayangkan yang harus dilakukan Bali dalam brandingnya menggunakan benchmark “country branding”, bukan city branding atau island branding. Visi branding Bali harus sama dengan cara sebuah negara melakukan destination branding seperti Malaysia, Singapura, India dan negara lain. Alasan mendasar bagi saya memikirkan hal […]

Kumbasari

Pasar Kumbasari pernah menjadi ikon modern kota Denpasar. Masanya relatif pendek, antara akhir 1970-an hingga awal 1980-an. Antara tahun itu, pasar di sisi barat Tukad Badung itu lebih populer dengan sebutan Pertokoan Kumbasari. Arti ‘pasar’ dan ‘toko’ jelaslah bedanya!

Bali Shanti Shanti Shanti

Pemerintah Bali meluncurkan brand yang terlalu konservatif. Oleh Anton Muhajir  Di lapangan rumput Renon Denpasar, dengan cahaya temaram ketika gelap merayap, sekitar pukul 18.30 Wita, Kepala Dinas Pariwisata Bali Gede Nurjaya menjelaskan peluncuran merk dagang –bahasa kerennya brand, yang artinya sama saja: merk- pada wartawan. Nurjaya berdiri sambil sesekali menunjuk […]

Antara Ovu(m)lasi dan Seni

Oleh Susi Andrini Sedari kecil saya selalu takjub melihat orang hamil. Membayangkan bagaimana dari sebuah ovum dibuahi pada saat ovulasi, menjadi embrio dan membentuk makhluk mungil menggeliat liat. Lalu bagaimanakah seorang saya bisa keluar dari perut ibu? Kata ibu; Jangan main-main dengan vaginamu!  Menurut saya, hamil itu cantik dan sexy. […]